Tips Agar Karyawan Bekerja Efektif dan Produktif

Sumber: Freepik

Sumber daya manusia di bidang usaha, atau yang biasa kita sebut sebagai karyawan, adalah aset yang sangat berharga bagi usaha anda. Jika dikelola dengan baik, karyawan anda dapat membantu anda menyukseskan bisnis anda.

Bukan tidak mungkin ide-ide brilian dan eksekusi yang matang dihadirkan oleh karyawan-karyawan anda, mengantarkan anda dan usaha anda kepada satu miliar pertama, dan bahkan membawa usaha anda ke level yang belum anda bayangkan sebelumnya.

Berikut ini beberapa tips yang bisa dibagikan oleh Temanbisnis berdasarkan pengalaman Temanbisnis mengelola sumber daya manusianya, yang mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi anda untuk mengefektifkan dan memproduktifkan karyawan anda.

Atur Pembagian Kerja

Sumber: Freepik

Jika anda memiliki dua karyawan atau lebih, atau anda memiliki satu karyawan yang berbagi tugas dengan anda, ada baiknya anda mengkompromikan pembagian kerja sedari awal.

Pembagian kerja yang jelas dan detil akan memudahkan masing-masing orang untuk mengidentifikasi apa yang menjadi tanggungjawabnya dan apa yang harus dilakukan masing-masing orang.

Selain itu, pembagian kerja juga memudahkan proses evaluasi terhadap capaian masing-masing karyawan. Tanpa pembagian kerja yang jelas, setiap karyawan bisa saja saling menyalahkan satu sama lain jika ada satu hal yang berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Buat Target Bersama

Sumber: Freepik

Dalam bekerja, segalanya akan menjadi hambar jika tidak ada tujuan yang ingin dicapai. Buatlah target-target yang ingin dicapai. Buatlah target yang optimis tapi tetap realistis untuk dicapai. Adanya target akan memacu karyawan untuk mengeluarkan semua potensinya demi mencapainya.

Jangan biarkan anda sendiri yang memutuskan target tersebut. Sebaliknya, libatkan sebanyak-banyaknya karyawan dalam menentukan target. Selain menambah semangat karyawan, dari agenda ini anda juga menjadi tahu seoptimis apa karyawan anda terhadap hasil dari hal yang dikerjakannya.

Sistem Komunikasi  Yang Efektif

Sumber: Freepik

Setiap pekerjaan yang dikerjakan dalam suatu perusahaan pastinya saling terkoneksi satu sama lain. Itu sebabnya membentuk sistem komunikasi yang efektif adalah hal penting.

Di Temanbisnis, kami menggunakan bantuan aplikasi Trello yang membantu tiap orang untuk melakukan listing dan tracking pekerjaan masing-masing. Kami juga menggunakan Whatsapp Group untuk mengkomunikasikan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan.

Selain itu, kami juga selalu membudayakan daily meeting yang bertujuan untuk mendengar update pekerjaan, kesulitan yang dihadapi, hal baru yang telah dipelajari oleh masing-masing orang.

Selain mencegah miskomunikasi, “ritual” ini juga membuat hubungan interpersonal antara tiap orang di tim Temanbisnis menjadi lebih kuat.

Mengusahakan Bekerja Dengan Flexible-Hour

Sumber: Freepik

Setiap orang punya caranya sendiri-sendiri untuk menuntaskan sebuah pekerjaan. Ada orang yang bisa bangun pagi dan bekerja sampai sore. Ada juga tipikal orang yang seringkali menemukan ide-ide brilian di malam hari.

Itu sebabnya di Temanbisnis, kami menerapkan sistem flexible-hour dimana setiap orang tidak dibatasi dengan jam kerja dari pukul 08.00 s/d 17.00, melainkan diikat dengan tanggungjawab atas tugas-tugas yang diberikan.

Keterbatasan jarak kami atasi dengan teknologi. Berbagai macam aplikasi seperti Trello dan Whatsapp kami gunakan untuk tetap mengefektifkan komunikasi sebagaimana poin di atas.

Namun, kami tetap menerapkan “hari wajib” ngantor. Di hari tersebut biasanya diadakan agenda meeting. Hal ini karena kami percaya bahwa komunikasi langsung akan selalu jauh lebih baik dibandingkan komunikasi tidak langsung.

Perlu digarisbawahi bahwa tidak semua pekerjaan dapat dilakukan dengan flexible hour. Untuk beberapa pekerjaan seperti administrasi, keamanan, dan produksi misalnya, tetap menuntut kita untuk masuk ke kantor di jam yang sudah ditentukan demi mempermudah proses penyelesaian pekerjaan.

Atur Jadwal Untuk Evaluasi Berkala

Sumber: Freepik

Setelah memiliki pembagian kerja dan target yang ingin dicapai, anda harus melengkapinya dengan melakukan evaluasi terhadap hal yang dikerjakan. Evaluasi membantu anda dan tim untuk mengetahui progress pekerjaan, lalu bisa membuat perbaikan-perbaikan yang diperlukan.

Ada baiknya anda menetapkan jadwal evaluasi minimal 1 bulan sekali. Hal ini dimaksudkan agar jika terjadi kekurangan/kesalahan jangan menunggu sampai berlarut-larut, akan tetapi langsung dibahas dan dibuat upaya-upaya perbaikannya.

Di Temanbisnis sendiri,  kami mengenal istilah sprint. Satu sprint setara dengan dua minggu atau dengan kata lain 10 hari kerja. Di awal sprint kami melakukan planning meeting untuk menentukan target-target yang ingin dicapai, pekerjaan yang akan dikerjakan, dan pembagian tugas.

Di akhir sprint, kami melakukan evaluasi untuk membahas ketercapaian dari target-target dan pekerjaan yang harus dilakukan masing-masing orang. Kami juga membahas mengenai keterbatasan dan kendala yang ada selama masa pengerjaan agar bisa menjadi pelajaran untuk sprint selanjutnya. 

Pelatihan dan Pengembangan Diri

Sumber: Freepik

Selain hal-hal di atas, yang perlu diperhatikan pula dalam mendapatkan karyawan yang efektif adalah sebuah wadah yang dipergunakan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan karyawan. Hal ini penting karena semakin ahli karyawan, maka semakin cepat ia dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Di Temanbisnis, kami percaya bahwa untuk menjadikan karyawan yang efektif, setiap karyawan seharusnya dibekali dengan T-Shape Knowledge.

Setiap karyawan hendaknya memiliki pengetahuan seperti huruf T, yakni ada 1 atau 2 bidang yang benar-benar dikuasai, lalu ditambah dengan pengetahuan kulit dari bidang-bidang lain yang berhubungan.

Sebagai contoh, seorang programmer pastinya menguasai koding-koding dan cara memprogram suatu aplikasi. Namun alangkah baiknya jika ia juga mengerti bidang lain seperti pemasaran, desain, dan produk, setidaknya kulit-kulitnya saja.

Untuk mendukung itu, setiap 1 minggu sekali, Temanbisnis biasanya melakukan knowledge sharing. Dengan adanya knowledge sharing, diharapkan budaya belajar di tim Temanbisnis semakin kuat dan setiap orang selalu berusaha untuk meningkatkan kapasitas dirinya.

Nah, itulah insight yang bisa Tebi bagikan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Tinggalkan komentar