Mengelola Utang dan Piutang Bisnis

Memasuki periode akhir tahun, saatnya evaluasi bisnis dilakukan. Evaluasi bisnis penting untuk dilakukan agar teman-teman dapat mengetahui faktor-faktor penting yang memengaruhi keuntungan (laba) dan kerugian bisnis tersebut. Salah satu faktor penting yang memengaruhi laba rugi adalah Utang dan Piutang.

Kali ini Tebi akan berbagi tentang bagaimana cara mengelola Utang dan Piutang bisnis agar bisnis teman-teman tetap aman dan tidak mengalami kerugian akibat kesalahan dalam pengelolaan Utang dan Piutang. 

Utang adalah transaksi non-tunai yang dilakukan jika kita meminjam suatu uang/barang/jasa kepada pihak yang meminjamkan (kreditur). Utang terkait bisnis biasanya  memiliki tanggal jatuh tempo dan apabila tidak segera dilunasi maka kredibilitas nama baik teman-teman akan menjadi taruhannya.

Sementara Piutang adalah transaksi non-tunai yang dilakukan jika kita memberikan pinjaman kepada pihak yang ingin berutang (debitur). Usahakan piutang yang kita berikan kepada orang lain juga memiliki tanggal jatuh tempo agar tidak mengganggu arus kas bisnis yang sedang teman-teman jalani.

Setelah mengetahui perbedaan antara istilah Utang dan Piutang, maka selanjutnya adalah bagaimana teman-teman dapat mengelola urusan Utang-Piutang. 

  • Gunakan aplikasi dengan fitur pengelolaan Utang/Piutang

Teman-teman dapat menggunakan aplikasi Tebi untuk mengelola utang dan piutang bisnis. Jangan khawatir, fitur Pi/Utang di aplikasi TemanBisnis dapat digunakan tanpa harus membayar alias gratis. TemanBisnis juga memiliki fitur berupa pengingat jika ada transaksi utang/piutang yang akan mendekati waktu jatuh tempo sehingga teman-teman dapat bersiap untuk mempersiapkan dana pembayaran utang atau penagihan piutang ke pihak lain. 

  • Selalu usahakan transaksi utang/piutang memiliki saksi dan atau perjanjian mengenai tanggal jatuh tempo

Untuk menghindari adanya penyalahgunaan kepercayaan, ada baiknya setiap transaksi   utang dan piutang memiliki perjanjian mengenai tanggal jatuh tempo pembayaran dan saksi atas transaksi tersebut. 

  • Kenali risiko jika bisnis memiliki utang dan piutang dengan waktu jatuh tempo tertentu

Apabila sebuah bisnis memilki utang dengan waktu jatuh tempo tertentu, maka pastikan teman-teman akan mampu membayar utang tersebut tepat waktu. Ingat, kredibilitas atau nama baik teman-teman lah yang dipertaruhkan. Sekali tidak dipercaya dapat membayar utang tepat waktu, akan memperkecil peluang kita untuk mendapatkan utang di waktu berikutnya.

Apabila sebuah bisnis memiliki piutang yang cukup banyak, pastikan teman-teman punya waktu khusus untuk menagih piutang tersebut. Arus kas operasional bisnis dapat terganggu apabila teman-teman terlalu banyak memberikan piutang tanpa menagihnya kembali. Salah-salah, bisnis yang sedang digeluti malah jadi tidak dapat berjalan akibat tidak memiliki uang kas untuk operasional bisnis.Akan lebih baik jika dapat mengatur rasio piutang agar tidak mengganggu operasional bisnis.

  • Pelajari cara menangani utang dan piutang yang melebihi waktu jatuh tempo.

Selalu ada tantangan dalam dunia usaha, salah satunya adalah menghadapi utang dan piutang yang telah melewati masa jatuh tempo. 

JIka utang peminjaman tidak memiliki bunga, maka segera atur ulang tanggal pembayaran utang tersebut dengan penuh kesadaran. Jangan sampai di waktu jatuh tempo berikutnya, masih saja tidak bisa membayar utang.


Lain halnya dengan utang yang memiliki bunga dan atau denda akibat keterlambatan membayar utang. Segera siasati keadaan ini dengan bernegosiasi dengan pemberi pinjaman untuk meringankan bunga atau menghapuskan denda. 

Jika usaha teman-teman memiliki piutang yang telah jatuh tempo, pastikan telah menagih piutang tersebut dengan cara yang baik. Jika memang yang diberi pinjaman sedang berada dalam kesulitan untuk membayar, maka aturlah waktu jatuh tempo baru yang disepakati kedua belah pihak.

Lain halnya jika yang pihak yang diberi pinjaman tidak menunjukkan itikad baik untuk membayar utang. Teman-teman bisa memilih untuk merelakannya dengan ikhlas atau menempuh jalur hukum dengan melayangkan gugatan wanprestasi atau ingkar janji ke pengadilan.

Sekian yang bisa Tebi  bagikan. Semoga bisa memberi manfaat untuk bisnis teman-teman. Jangan lupa bagikan ke rekan-rekan bisnismu agar manfaatnya lebih besar 🙂

Tinggalkan komentar