Jack Ma, Dari Guru Bahasa Menjadi Pemilik Perusahaan Raksasa

Sumber: china.org.cn

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas kisah perjalanan hidup seseorang yang sangat menginspirasi. Keberadaan orang ini telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian China, khususnya di industri internet dan retail. Ia bernama Jack Ma.

Siapakah Jack Ma?

Sumber: business insider

Jack Ma adalah pendiri raksasa e-commerce yang bernama Alibaba. Selain itu, Jack Ma juga merupakan pemegang saham di Alipay, sebuah perusahaan yang menyediakan portal e-payment. Jack Ma menyandang gelar sebagai orang terkaya di Cina dengan kekayaan bersih sekitar 25 Miliar USD.

Selain itu, Alibaba, perusahaan rintisan Jack Ma juga telah memecahkan rekor dunia karena pengajuan IPO-nya mencapai 150 Miliar USD.

Penjelasan singkat ini mungkin mulai menjurus kepada kisah milyuner baru yang sombong dan kaya yang belum pernah jatuh terjerembab.

Oops, tunggu dulu! Kenyataannya, Jack Ma telah mengalami berbagai macam kesulitan dalam hidupnya sampai pada akhirnya, ia bisa menuju ke tempat dia hari ini.

Yuk, kita dalami dan ulik sekelumit kisah hidupnya. Dijamin, kisah hidup Jack Ma akan membuka mata kita semua, dan akan menjadi penyemangat di masa-masa tersulit kita sebagai pengusaha.

Jack Ma: Bibit Kegigihan Itu Muncul Sedari Kecil

Sumber: inc

Ma Yun, atau yang biasa disebut Jack Ma adalah salah satu dari beberapa milyuner yang meraih kesuksesannya sendiri (tidak diwariskan) dengan awal yang sederhana. Jack Ma lahir di Hangzhou, sebuah kota yang terletak di bagian tenggara China.

Orang tua Jack Ma berprofesi sebagai Musisi dan Pendongeng tradisional dengan penghasilan pas-pasan. Selain itu, Jack Ma juga memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan. Dengan penghasilan orangtuanya itu, kehidupan Jack Ma kecil boleh dibilang tidak terlalu berada.

Secercah harapan datang saat Presiden AS kala itu, Richard Nixon melakukan kunjungan ke Hangzhou pada tahun 1972.

Kunjungan ini menjadi momen langka sekaligus bersejarah yang pastinya akan berdampak pada peningkatan sektor pariwisata di Huangzhou.

Jack Ma kecil selalu ingin belajar bahasa Inggris. Ia bahkan rela datang pagi-pagi sekali ke sebuah taman dekat rumahnya hanya untuk menemui turis yang sedang disana, lalu memberikan tur singkat berbahasa Inggris kepada turis-turis tersebut secara gratis.

Pada momen ini jugalah secara tidak sengaja ia bertemu dengan seorang gadis asing yang memberinya julukan “Jack” karena menurut gadis tersebut, nama asli Jack Ma yakni “Ma Yun” sulit dieja.

Kegigihan Jack Ma ini akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjuang meraih impiannya sekaligus hobinya yakni Bahasa Inggris, akhirnya ia menjadi sarjana di jurusan bahasa Inggris. Dari situ, ia diterima bekerja sebagai guru bahasa Inggris di Hangzhou Dianzi University.

Kegagalan dan Penolakan Adalah Sahabat Jack Ma

Sumber: Freepik

Sekilas, Jack Ma terlihat sebagai manusia  yang paling beruntung di dunia yang dapat menjadi milyuner dalam sekejap.

Akan tetapi, kita sepertinya tidak akan berpikir seperti itu jika kita tahu bagaimana kisah lengkap perjalanan Jack Ma menuju kesuksesan.

Dalam hidup Jack Ma, penolakan dan kegagalan sangat identik dengan dirinya. Anda tidak akan percaya berapa kali orang ini ditolak dan gagal.

Di masa kecilnya, Jack Ma sempat gagal saat mengikuti ujian di bangku sekolah dasar. Tidak hanya sekali, tapi Dua kali! Oops,tunggu dulu, masih ada lagi. Jack Ma juga pernah tiga kali gagal dalam ujian Sekolah Menengah.

Ketika mendaftar ke universitas, Jack Ma gagal ujian masuk tiga kali, sebelum akhirnya bergabung dengan Hangzhou Normal University.

Yang terpahit, Jack Ma memberanikan diri mendaftar ke Harvard University, dan ditolak. Bukan satu, dua, atau tiga kali, tapi SEPULUH kali.

Setelah bersusah payah selama tiga tahun hanya untuk masuk Universitas, dan berusaha semaksimal mungkin selama kuliah, Jack Ma akhirnya memperoleh gelar sarjana. Namun, itu tak lantas mengakhiri rentetan kegagalan dan penolakan yang ia alami.

Jack Ma gagal mendapatkan pekerjaan setelah mendaftar sebanyak 30 kali! Di salah satu sesi wawancara, Jack Ma berkata “Ketika KFC datang ke Tiongkok, 24 orang melamar untuk pekerjaan itu. 23 orang diterima.

Saya adalah satu-satunya orang yang tidak diterima. ”Dia juga salah satu dari 5 pelamar pekerjaan di kepolisian Tiongkok, sekaligus menjadi satu-satunya orang yang ditolak dari pekerjaan tersebut.

Dalam salah satu wawancara, ketika Jack Ma ditanya mengenai bagaimana ia menyikapi berbagai macam kegagalan dan penolakannya, Jack Ma menjawab dengan santai “Saya pikir kita harus terbiasa. Kita tidak sebaik itu.

”Dari kalimat itu, jelas bahwa kegagalan dan penolakan dijadikan Jack Ma sebagai pecutan bahwa dirinya masih banyak kekurangan, dan harus banyak belajar untuk tumbuh dan berkembang.

Dalam pengalaman bisnisnya pun Jack Ma bertemu kembali dengan kegagalan dalam dua usaha awalnya. Tetapi hal tersebut tidak lantas menghentikannya untuk berusaha dan bermimpi lebih besar lagi.

Keberhasilan Jack Ma: Sebuah Puncak Gunung Es

Sumber: Freepik

Setelah berulang kali menghadapi penolakan dan kegagalan, Jack Ma mengunjungi Amerika Serikat pada tahun 1995 berkenaan dengan proyek Pemerintah Cina yang terkait dengan pembangunan jalan raya. Pada kesempatan inilah  Jack Ma pertama kali diperkenalkan dengan Internet dan Komputer.

Sebagai gambaran saja, komputer merupakan barang yang cukup langka di Cina saat itu dikarenakan biaya yang sangat tinggi yang terkait dengan mereka dan Internet atau E-mail tidak ada. Pada saat itu Jack Ma menjajal sebuah mesin pencari dari browser Mosaic.

Kata pertama yang Jack Ma cari adalah ‘Beer’, seketika muncul hasilnya berbagai negara. Kemudian, Jack Ma mencari ‘China’, namun tidak ada satupun hasil yang muncul di mesin pencari Mosaic kala itu.

Berangkat dari pengalamannya ini, Jack Ma memutuskan sudah waktunya bagi Cina dan orang-orangnya untuk masuk ke era Internet.

Akhirnya, setelah mempersuasi 17 orang temannya yang lain untuk berinvestasi dan bergabung dengan Jack Ma di startup e-commerce barunya, Alibaba, Jack Ma memulai proyek usaha milyaran dollar itu dari apartemennya.

Awalnya, Alibaba tidak memiliki investasi sepeserpun baik dari investor dalam negeri maupun investor asing. Akan tetapi Alibaba kemudian berhasil mengumpulkan investasi dengan total 20 Miliar USD pada tahun 1999.

Dalam perjalanannya, keberhasilan Jack Ma membangun kepercayaan masyarakat China mengenai sistem pembayaran dan transfer online yang aman tentu tidaklah mudah, bahkan hal ini menjadi tantangan terbesar yang pernah dihadapi Jack Ma dan Alibaba, sekaligus menjadi tantangan yang akan dikenang Jack Ma seumur hidupnya.

Saat ini Jack Ma bersama Alibaba telah menghadirkan salah satu jaringan E-commerce terbesar di dunia. Perusahaan ini berkembang pesat bahkan sampai ke seluruh dunia menempati tempat duduk yang  kedua, satu kursi di belakang Walmart yang menduduki urutan pertama dalam hal penjualan per tahun.

Saat memulai Alibaba di usia 31 tahun,  sampai dengan kesuksesannya, Jack Ma telah mengalami banyak kepahitan dan kegagalan dalam hidupnya.

Hal ini tentunya menjadi bahan renungan, sekaligus motivasi untuk kita semua, khususnya yang menyelami dunia bisnis bahwa kesuksesan tidak bisa ditempuh dengan mudah. Kesuksesan ditempuh dengan pengorbanan, keringat, dan air mata.

Itulah sekelumit kisah inspiratif dari Jack Ma yang bisa Tebi bagikan pada kesempatan ini. Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari kisah Jack Ma dan dapat membuat jalan sukses kita sendiri.

 

Related Posts

Tinggalkan komentar